Friday, November 29, 2013

Final Cardistry Death Match 11 Rama Dimasatria vs Ladislas Toubart

0 comments
Akhirnya Cardistry Death Match 11 memasuki babak final. Seperti yang kita tahu, wakil Indonesia, Rama Dimasatria akan menghadapi Ladislas Toubart di puncak turnamen ini. Rama sangat bersinar sebagai card flourisher di sepanjang tahun 2011-2012 ini setelah tampil di berbagai acara televisi nasional dan memenangkan banyak kontes flourish internasional, salah satunya yang diselenggarakan oleh Dan and Dave.  Sedangkan Ladislas juga dikenal sebagai flourisher yang cukup disegani, terutama karena video kolaborasinya dengan Dimitri Arleri dan video spektakulernya di babak semifinal CDM 11 yang menurut saya hingga saat ini bisa disebut sebagai video terbaik sepanjang turnamen.  Bagaimanakah aksi keduanya di babak final?  Berikut video dari kedua kontestan.




Rama Dimasatria




Ladislas Toubart




Aerial vs Display?

Jika dilihat secara garis besar, kedua card flourisher ini menonjolkan dua elemen cardistry yang berbeda di videonya.  Video Rama didominasi oleh gerakan-gerakan akrobatik kartu yang sangat memukau, di mana Rama banyak melakukan aksi-aksi aerial seperti card juggling, arm spread, dan yang cukup memukau adalah gerakan spring grab (menangkap satu kartu dari satu deck yang di spring) dengan mulut.  Sementara Ladislas, dalam video yang berdurasi lebih singkat menampilkan display dengan tingkat kesulitan tinggi yang tampaknya membentuk huruf-huruf P-H-Y-N-A-L sesuai dengan judul videonya.  Klimaks dari videonya adalah ketika Ladislas tampil sebagai sosok bertangan empat, mengingatkan saya pada sosok "Asura", dewa perang dari Jepang.  


Who will be the winner?

Keduanya menampilkan kemampuan teknis yang sangat bagus.  Tidak dimungkiri, Rama dan Ladislas memang pantas berada di babak final.  Pertanyaannya, siapakah yang akan menjadi pemenang?  

Well, tentunya saya tidak dalam kapasitas untuk menilai siapa yang lebih unggul.  Para juri CDM 11 lebih berkompetensi untuk melakukan hal ini.  Namun jika ditanya soal preferensi, saya merasa Rama Dimasatria pantas menjadi juara kompetisi ini.  Saya menjagokan Rama bukan karena dia berasal dari Indonesia, namun secara teknis Rama memang menampilkan gerakan-gerakan yang lebih sulit dan menuntut kesempurnaan tinggi.  Satu hal lagi, dari segi sinematografi, video Rama sedikit lebih unggul, dengan kesan cardistry yang lebih kuat, angle gambar yang lebih cantik, dan musik yang pas.  Walau mungkin tidak seinovatif video Ladislas, secara keseluruhan video Rama lebih terkesan menghibur bagi penonton.  Kredit tersendiri patut diberikan pada Bayu Ajie Purnomo selaku director dan editor.

Sejauh ini, dari segi vote, Rama Dimasatria unggul dari Ladislas.  Yang cukup menarik, vote untuk Rama tidak hanya datang dari Indonesia, namun juga dari flourisher dan magician luar negeri seperti Magnus Leondhart, Terry Lu, dan Mads Flugt Larsen.


Jadi, siapakah yang akan menjadi pemenang CDM 11?  Sambil menunggu keputusan juri, berikan vote anda di alamat berikut :  http://kardistry.com/cdm11-final

Kunjungi artikel-artikel sulap terbaik lengkap dengan video tutorial untuk menambah wawasan anda seputar dunia magic  
1.  Ratusan Trik Sulap Angka Terbaik di Dunia.  Gratis dan Siap di Download
2. Tips dan Teknik, Praktis untuk melakukan Astral Projection dengan sukses
3. Magician-Magician Wanita : Terhebat, Tercantik dan Terseksi di Dunia
4. Cara Membengkokkan Sendok Dengan Kekuatan Pikiran Anda
Read more ►

Sunday, November 3, 2013

Stasiun TV yang Menayangkan Pertandingan Timnas Indonesia VS Arsenal

0 comments

Stasiun TV yang Menyiarkan Pertandingan Timnas Indonesia VS Arsenal




JAKARTA,BB – Pertandingan kedua Timnas Indonesia akan menghadapi klub Liga Inggris, Arsenal FC di SUGBK Minggu 14 Juli 2013.

Stasiun Televisi RCTI pada pertengahan 2013 menjadi Official media untuk sejumlah siaran langsung laga persahabatan timnas Indonesia.

Laga bergengsi dengan The Gunners, julukan Arsenal, juga rencananya disiarkan live oleh RCTI pukul 20.30 WIB dari Stadion Utama Glora Bung Karno (SUGBK). Sejumlah promo pun dilakukan di situs sosial seperti Twitter dan Youtube.

Sementara itu, situs resmi Arsenal jauh hari sebelumnya juga mengumumkan kepastian kedatangannya ke tanah air dalam Asia Tour 2013. Dalam situs resmi arsenal.com tersebut mengumumkan jadwal laga dengan Timnas pada 14 Juli 2013 pukul 20.30. Selanjutnya pada 17 Juli 2013 melanjutkan tur ke negara Asia lainnya yakni Vietnam.

Kini pelatih timnas Indonesia Jacksen F Tiago akan menyiapkan skuad terbaik untuk menghadapi The Gunners. Ia pun tidak memberi jaminan mempertahankan 21 pemain yang ikut bertarung saat menghadapi Belanda, Jumat lalu.

Menurut dia, pihaknya masih akan memanggil beberapa pemain lagi untuk mengisi tim Garuda saat menjalani laga persahabatan lawan klub-klub Liga Primer Inggris, seperti Arsenal, Liverpool dan Chelsea.

Ia bahkan menyebut nama Firman Utina, Supardi, Hamka Hamzah, Ponaryo, Irfan Bachdim, Stefano Lilipaly dan Kim Kurniawan.

“Mereka bisa dipanggil untuk gabung timnas. Masalah ini juga akan saya komunikasikan dengan 21 pemain sekarang bahwa kami akan merotasi pemain di pertandingan selanjutnya, supaya tidak mengecewakan mereka,” kata Jacksen.

Arsenal menjadi klub Liga Primer Inggris pertama berkunjung ke Indonesia sebelum BPL musim 2013-2014 digelar.

Indonesia setelah itu akan berhadapan tim Liga Premier Inggris lainnya yakni Liverpool 20 Juli dan Chelsea FC pada 25 Juli 2013 di tempat yang sama.

Jadi jangan lupa dicatat jadwal pertandingan ini pada 14 Juli 2013 di RCTI pukul 20.30 WIB. Viva Garuda Indonesia!
Read more ►
 

Copyright © Maman Jawa Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger